Berkenalan Dengan Bumi Reog

Beberapa tahun kebelakang, bisa dikatakan saya sudah menjadi warga Ponorogo dan menetap di kota kecil ini. Walaupun secara dokumen kependudukan masih terdaftar sebagai warga Kota Bandung, tetapi secara keseharian dengan didukung dari latar belakang ikut suami yang memang mengharuskan dinas kerja di kota ini, saya harus bisa beradaptasi dengan apa yang menjadi kebiasaan di Kota Reog ini.

Jika dicari artikel tentang Ponorogo, kira-kira hal apa yang pertama kali terbesit di benak temans?

Yap, benar, Reog Ponorogo. Walaupun kebudayaan tersebut pernah diklaim oleh negara tetangga kita, tetapi Seni Reog sendiri merupakan keseniah orisinal khas dari Kota Ponorogo. Hampir setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Ponorogo selalu mengadakan Festival Kesenian Reog, yang dimulai dari sekolah tingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Hal itu didasarkan karena besarnya animo warga lokal maupun warga luar Ponorogo untuk terus memberdayakan Kesenian Asli Ponorogo.

JIka dilihat secara geografis, Ponorogo merupakan salah satu daerah kabupaten yang terletak di bagian barat di Jawa Timur, yang berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah. Terlihat dari penggunanaan bahasa Jawa yang biasa digunakan di daerah Ponorogo lebih terdengar sebagai bahasa jawa halus.

Selain terkenal dengan Kesenian Reog, Ponorogo juga sangat dikenal sebagi Kota Santri. hal tersebut dikarenakan banyaknya Pondok Pesantren yang berdomisili di Kabupaten Ponorogo. Pesantren yang populer adalah Pondok Pesantren Gontor.

Banyak hal yang menarik untuk dibahas tentang Kota Reog ini. Saya akan coba menulis artikel terkait hal-hal yang menarik tentang Ponorogo. Next artikel. saya akan mulai menulis tentang ” Kulineran Ramah Kantong di Ponorogo”. Ditunggu ya 🙂

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai